Arsip untuk Januari, 2008

Ngapak dan Semar

Saya yakin anda pernah mendengar istilah ngapak. Istilah ngapak biasanya disematkan untuk menyebut bahasa Jawa yang dituturkan dengan logat Banyumas. Salah satu alasan munculnya istilah ini adalah pembacaan atau ejaan bahasa yang digunakan dominan vokal “a”, berbeda dengan bahasa Jawa lainnya yang dominan vokal “o”. Selain itu kesan yang ditangkap oleh pendengar, dalam pengucapan bahasa [...]

Kereta Api (1)

Pernahkah anda melakukan perjalanan di mana anda menggunakan kereta api sebagai sarana transportasinya? Tidak semua orang pernah naik kereta api. Karena sarana jenis ini hanya tersedia/ada hanya di beberapa daerah saja, di Jawa dan Sumatera. Dan sebagian yang lain hanya tahu, tanpa pernah naik atau melihat secara langsung, lewat buku-buku pelajaran saat kecil saja. Atau [...]

Bali Masih Cukup Mapan!

Apa yang dijumpai oleh empat anggota DPRD Bali dalam lawatannya di Inggris perlu diapresiasi. Dalam salah satu kunjungannya para anggota DPRD Bali Komisi II tersebut berkesempatan (tujuan utama?) melihat-lihat agenda World Travel Mart. WTM merupakan kesempatan bagi Indonesia dan negara-negara lainnya untuk mempromosikan potensi-potensi pariwisata yang dimilikinya kepada “penduduk dunia”. Tujuan promosi adalah merebut simpati dan perhatian, namun sayangnya usaha promosi tersebut terkesan tidak optimal. Sebagaimana ditulis media (15/01) ini, empat anggota dewan tersebut mendapatkan stand pameran Indonesia dengan kondisi yang mengecewakan; selain tulisan “Indonesia”-nya dan stand pameran yang berukuran kecil, pun bangunannya tidak memenuhi standar. Wal hasil ikon-ikon pariwisata Indonesia yang dipajang, salah satunya barong Bali, tidak kelihatan sehingga tidak menarik untuk dikunjungi.

Pentingnya Keragaman Pola Konsumsi

SETELAH melakukan MoU dengan Thailand dan Vietnam terkait pengadaan beras, pemerintah (diwakili Bulog) juga melakukan penjajakan kemungkinan kerja sama dengan Cofco (Bulog Cina) perihal ekspor beras ke Indonesia. MoU dengan dua negara itu menyepakati 1,5 juta ton beras akan dikirim secara bertahap. Selain Cina, negara yang kemungkinan akan dijajaki adalah India (BP, 11/6).

Dunia Teater, Sejenak Berhenti Berharap

USAI sudah dua kegiatan pementasan teater sekolah (remaja) yang diadakan secara berkala di Denpasar. Dua kegiatan itu adalah “Gelar Teater La Jose” (Gatel) pada 17-22 Desember 2006 dan “Festival Monolog” pada 14 Januari 2007 yang diselenggarakan oleh Teater La Jose SMU Santo Yosep dan Teater Tiga SMUN 3 Denpasar. Dua kegiatan itu dapat dimaknai sebagai ruang ekspresi bagi para pegiat teater sekolah dan juga sebagai ruang unjuk gigi kemampuan dari masing-masing kelompok teater sekolah.

Jamrud dan Suara Laki-Laki

“……Hai salahkah Aku/ yang jadi mau/ karena melihat isi dalam rokmu/ hai, kenapa kau pun mau/ saat ku rayu, dan kita langsung berguling/ bergerak bebas diatas pasir………” -Telat 3 bulan. Penggalan syair dari sebuah karya grup musik yang tak asing bagi para pecinta musik rock, bahkan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, Jamrud, telat 3 bulan. [...]

Referensi Perempuan Ideal

Kembali Pemilihan Putri Indonesia (PPI) diselenggarakan oleh PT. Mustika Ratu -sebuah perusahaan yang bergerak dalam dunia kecantikan- untuk yang kesekian kali di muka bumi Indonesia ini. Pada acara tersebut masyarakat Indonesia dapat menyaksikan dara-dara yang cantik, tinggi semampai, murah senyum, pandai berbahasa Inggris, dan (mungkin) cerdas berjejer. Hampir tidak ada yang tidak cantik. Putri-putri tersebut datang dari berbagai penjuru wilayah di tanah nusantara ini. Dengan bermodalkan `kecantikan` mereka berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk `mencoba` memperebutkan gelar khusus, yaitu sebagai `Putri Indonesia`.
Pemilihan putri-putri cantik seperti ini bukanlah satu-satunya kontes yang ada di dunia, namun telah merambat dan menular hampir keseluruhan negara-negara yang tersebar di benua Amerika, Australia, Eropa, Afrika, dan juga Asia; di dalamnya termasuk Indonesia. Hal serupa juga diselenggarakan di tingkatan provinsi (misal di DKI Jakarta ada Abang-None), bahkan kabupaten. Bisa dikata acara-acara semacam ini adalah sebuah rangkaian kegiatan yang menyatu. Mereka adalah kontestan yang telah mengikuti kontes-kontes pada level-level sebelumnya dan telah dikukuhkan sebagai pemenangnya. Mulai dari tingkat kabupaten/kotamadya, provinsi, kemudian nasional.

BALI: Banyak Libur!

Ketika SMA seorang teman mengenakan kaos yang diproduksi sebuah perusahaan kaos di Bali; mereknya sudah cukup terkenal. Bagian depan kaos tersebut bertuliskan BALI: Banyak Libur. Waktu itu saya sempat berpikir, apa makna tulisan tersebut? Bali: Banyak Libur! Sebatas singkatan atau candaan atau apa. Namun saya tidak terlalu jauh berpikir bahwa Bali adalah tempat pariwisata. Dengan kata lain wisata identik dilakukan oleh orang-orang yang sedang libur atau orang yang punya waktu luang untuk berlibur-berwisata. Tidak sampai sejauh itu. Terlalu lemah otakku dapat mengaitkan satu kasus dengan kasus yang lainnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.