Apa yang dijumpai oleh empat anggota DPRD Bali dalam lawatannya di Inggris perlu diapresiasi. Dalam salah satu kunjungannya para anggota DPRD Bali Komisi II tersebut berkesempatan (tujuan utama?) melihat-lihat agenda World Travel Mart. WTM merupakan kesempatan bagi Indonesia dan negara-negara lainnya untuk mempromosikan potensi-potensi pariwisata yang dimilikinya kepada “penduduk dunia”. Tujuan promosi adalah merebut simpati dan perhatian, namun sayangnya usaha promosi tersebut terkesan tidak optimal. Sebagaimana ditulis media (15/01) ini, empat anggota dewan tersebut mendapatkan stand pameran Indonesia dengan kondisi yang mengecewakan; selain tulisan “Indonesia”-nya dan stand pameran yang berukuran kecil, pun bangunannya tidak memenuhi standar. Wal hasil ikon-ikon pariwisata Indonesia yang dipajang, salah satunya barong Bali, tidak kelihatan sehingga tidak menarik untuk dikunjungi.